Skip to content

islam itu agama hindu

Hindu dan Islam ternyata memang sama ? Kebanyakan umat Hindu dan umat Islam mungkin juga akan terkejut membaca kalimat tersebut, seperti juga saat membaca tulisan saya tempo hari Muhammad adalah nabi umat Hindu ?. Tulisan ini memang saya buat sebagai kelanjutan dari tulisan itu yg memang sudah saya janjikan untuk saya buatkan kelanjutannya

Mungkin tidak seorangpun yg pernah membayangkannya, tidak juga saya sendiri. Hal ini saya dapatkan dalam sebuah ceramah dari Dr. Zakir Naik, seorang ulama perbandingan agama kelas dunia yg berasal dari India, seorang ulama yg terkenal sangat brillian, dimana dalam setiap ceramah ataupun diskusi/debat ilmiah tentang agama, dia selalu dapat menyebutkan dalil2x yg tepat untuk setiap permasalahan yg merujuk pada kitab2x suci agama Islam, Yahudi, Kristen, dan Hindu, dimana semuanya dia menyebutkan secara hapal diluar kepala, dan dilakukan di hadapan masing2x umat agama2x tersebut termasuk ulama2x dan pendeta2xnya.

Hal itu tidak mungkin berani ia lakukan kalau memang tidak mempunyai kemampuan untuk memahami & menghapal masing2x kitab suci tersebut (meskipun mungkin utk kitab2x selain Al-Qur’an tidak 100% hafal). Itupun mungkin masih ada kitab2x agama lain lagi yg juga ia juga paham & hapal isinya, misalnya kitab2x agama Budha, yg hal ini belum saya ketahui karena belum pernah melihat ceramahnya atau debat ilmiah religi-nya yg berhubungan dg agama Budha, kalau yg berhubungan dg agama Islam, Kristen, Yahudi, dan Hindu, saya sudah melihatnya sendiri.

Ada satu hal yg menjadi dasar apabila kita ingin untuk mengetahui ajaran dari suatu agama dg lebih baik, yaitu dari kitab suci-nya.

Ya benar, kitab suci-nya. Hal ini juga membuat saya teringat saat SD dulu pernah diajarkan bahwa

syarat sebuah ajaran/kepercayaan dapat dikatakan sebagai agama, adalah adanya kitab suci.

Tanpa itu tidak layak sebuah ajaran/kepercayaan dipandang sebagai sebuah agama.

Orang dapat mengatakan agamanya mengajarkan ini dan itu, bahwa mereka harus mempercayai dan melakukan ini dan itu, tapi jika itu semua ternyata berbeda atau bertentangan dg apa yg disebutkan dalam kitab sucinya, maka semua yg dipercayai atau dijalankan itu mungkin saja tidak akan ada gunanya. Karena dalam agama apapun selalu ada (sedikit atau banyak) pengaruh kebudayaan atau bahkan pemikiran/ajaran yg dianggap orang menjadi bagian dari ajaran agama tsb, tapi ternyata bukan seperti itu yg diajarkan dalam kitab sucinya. Dan ternyata bila kita membaca dan mempelajari suatu agama langsung dari kitab sucinya, kita akan menemui hal2x yg sangat menarik yg mungkin sangat berbeda dari pemahaman kita semula tentang suatu agama, seperti yg sudah dilakukan dg sangat baik oleh ulama2x besar perbandingan agama seperti Ahmed Deedat dan Zakir Naik, seperti topik utama yg akan kita bahas dalam tulisan ini.

Definisi Hindu

Agama Hindu adalah sebuah agama yg berasal dari daratan India, kemudian baru menyebar ke seluruh dunia. Sesungguhnya kata Hindu memiliki definisi geografis, yaitu orang atau keadaan orang yg menghuni di sekitar sungai Sindu. Menurut ahli sejarah, kata Hindu pertama kali dipergunakan oleh orang Persia ketika pertama datang ke India melalui jalan sebelah barat laut Himalaya. Menurut Encyclopedia of Religion and Ethics vol. 6 ref 699 : kata Hindu tidak ada disebutkan dalam setiap literatur India, bahkan dalam kitab sucinya sendiri sebelum orang Muslim datang ke India.

Menurut Jawaharlal Nehru dalam bukunya : Discovery of India page : 74 – 75 –> kata Hindu pertama kali digunakan pada abad ke 8 pada masa Persia, dan tidak pernah digunakan untuk menerangkan pengikut agama tertentu, tapi untuk menunjukkan suatu komunitas masyarakat. Dan kata Hindu pertama kali digunakan oleh orang Inggris untuk menunjukkan kepercayaan sebagian besar orang India.

Menurut Encyclopedia Britanica vol. 20 Ref. 581 : kata Hindu pertama kali digunakan oleh penulis Inggris pada tahun 1830 untuk menggambarkan keadaan dan kepercayaan orang India. Dan karena berasal dari orang Inggris, maka kata itu sekarang menjadi bahasa Inggris.

Sebenarnya orang Hindu terpelajar keberatan thd penggunaan kata itu, karena menurut mereka itu salah kaprah. Seharusnya nama agama Hindu adalah : Sanata Dharma (agama yg abadi), Vedic Dharma (agama Weda), atau Vedantist (pengikut Weda). Hal ini karena kata Sanata Dharma, Vedic, ataupun Vedantist memang ada tersebut dalam kitab2x suci Hindu. Apalagi saat ini agama Hindu sudah menyebar ke seluruh dunia, bukan hanya menjadi kepercayaan yg dianut oleh orang India saja.

Definisi Islam

Islam berasal dari kata bahasa arab “salam” yg artinya “damai”, atau kata “Slim” yg artinya penyerahan diri pada Tuhan. Jadi Islam berarti : kedamaian yg didapat karena penyerahan diri pada Tuhan. Dan semua yg menyerahkan diri kepada Tuhan disebut muslim.

Kata Islam banyak terapat dalam Qur’an dan hadits nabi spt di QS. Al-Baqarah(2) : 208, sedangkan kata muslim banyak juga terdapat dalamQur’an & hadits spt pada QS. Ali Imran(2) : 64

Sebenarnya menurut kepercayaan agama Islam, adalah salah kalau mengatakan Islam adalah sebuah agama yg didirikan oleh nabi Muhammad. Islam sudah ada sejak dahulu, sejak manusia pertama ada di bumi ini. Nabi Muhammad bukanlah pendiri Islam, melainkan penutup para nabi. Jadi sebelum nabi Muhammad telah ada banyak nabi2x yg lain yg juga mengemban amanat Tuhan untuk menyebarkan ajaran agama dari Tuhan.

Konsep Tuhan dalam Hindu

Menurut orang Hindu awam, Tuhan bisa ada 1, 10 ,100, 1000, atau mungkin sejuta.

Tapi kalangan Hindu yg terpelajar (umat Hindu yg mempelajari kitab suci & sejarah Hindu) akan mengatakan bahwa ajaran Hindu hanya percaya pada satu Tuhan.

Kebanyakan umat Hindu menganut paham Phanteism/Fantaisme (Pancaran), yaitu “Everything is God” (semua adalah Tuhan). Matahari, bulan, bintang, bahkan ular-pun dianggap Tuhan. Sedang umat Islam menganut paham “Everything is God’s” (semuanya milik Tuhan). Pohon, manusia, bumi, bulan, bintang, dll. semua adalah milik Tuhan. Dalam Hindu –> God, dalam Islam –> God’s, perbedaannya hanya pada “’s”. Maka jika umat Hindu & Islam sepakat pada “’s” ini maka mereka akan bersatu.

Kitab suci Hindu

Kitab Hindu terbagi dalam 2 kategori besar, yaitu : Sruti dan Smiriti. Sruti = sesuatu yg diturunkan, yg didengar, yg dirasakan, dan yg dipahami. Inilah yg diakui oleh cendekiawan Hindu sebagai wahyu Tuhan dan derajatnya lebih tinggi dari kitab2x lain. Sruti terbagi dua yaitu : Weda dan Upanishad.

Veda diambil dari kata sansekerta “ved” yg artinya : pengetahuan. Jadi Weda artinya : pengetahuan yg sangat mulia.

Veda dibagi menjadi :

  • Rigveda –> inti weda
  • Yajurveda –> tentang mantra
  • Samaveda –> tentang melodi
  • Atharva veda –> formula magis

Veda dianggap paling dijamin keasliannya & paling di kramatkan, serta dianggap bernilai wahyu dari Tuhan.

Usia yg pasti dari kitab ini tidak ada yg tahu, ada bermacam-macam pendapat. Dari yg bilang sudah 1310 juta tahun, sampai ada juga yg mengatakan hanya sekitar 400 tahun saja. Siapa yg menulis, diturunkan pada siapa, kapan pertama kali diturunkan, tidak ada yg tahu.

Kitab “kelas dua” setelah Sriti adalah Smriti. Smriti artinya ingatan. “sm” berarti mengingat. Cendekiawan Hindu mengatakan kitab ini bukan dari Tuhan, tapi buatan manusia sebagai petunjuk hidup sehari-hari. Ada juga kitab itihas – epik, ada 2 epik besar yaitu : Ramayana & Mahabarata yang mengisahkan tentang peperangan.

Ayat2x tentang Tuhan dalam kitab Hindu

Dalam kitab Upanishad :

  • Chandogya Upanishad Ch. 6 Sec. 2 V. 1 menyatakan bahwa Tuhan hanya ada satu.
  • Shvetashatara Upanishad Ch. 6 V. 9 menyatakan bahwa Tuhan itu tidak punya ibu dan bapak, Dia tidak punya tuan dan pelindung.
  • Shvetashatara Upanishad Ch. 4 v. 19 menyatakan bahwa Tuhan itu tidak ada sesuatupun yg menyerupai Dia
  • Shvetashatara Upanishad Ch. 4 v. 19 menyatakan bahwa Tuhan tidak bisa dilihat. Tidak ada orang yg mampu melihat dg mata.

Dalam kitab suci Hindu yg paling sering dibaca orang yaitu Bhagavad Gita :

  • Bhagavat Gita Ch. 10 V. 3 menyatakan bahwa Dia tidak dilahirkan, tak ada permulaan, Tuhan seru sekalian alam.

Dalam kitab utama Hindu, Veda :

  • Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan, Dia tidak pernah dilahirkan, Dia yg berhak disembah
  • Yajurveda Ch. 40 V. 8 menyatakan bahwa Tuhan tidak berbentuk dan dia suci
  • Yajurveda Ch. 40 V. 9 menyatakan bahwa “Andhatma pravishanti” artinya memasuki, dan “assambhuti” artinya benda/alam seperti api, air, dan udara. Maksudnya mereka yg menyembah benda/alam spt api, air, udara, telah masuk kedalam kegelapan
  • Atharvaveda Bk. 20 Hymn 58 V. 3 menyatakan bahwa sungguh Tuhan itu Maha Besar
  • Pada Rigveda yg dianggap paling suci, pada Rigveda Bk. 1 Hymn 64. V. 46 dinyatakan : Tuhan itu Maha Esa, panggillah Dia dg berbagai nama. Di Islam juga ada 99 nama untuk Tuhan yang satu.
  • Juga diulangi pada Rigveda Bk. 10 Hymn 114 V. 5 menyatakan Tuhan itu satu tapi Dia disebut dg nama yg bermacam-macam
  • Pada Rigveda Bk. 2 Hymn 1 menyatakan bahwa ada 33 nama yg ditujukan pada Tuhan, diantaranya :
    • Rigveda Bk. 2 Hymn 1 V. 3 : Brahama (pencipta), bahasa arabnya Choliq. Umat muslim tidak keberatan kalau Allah dipanggil dg Khalik atau Creator, atau Brahama. Tapi kalau orang menyebutkan Brahama itu adalah Tuhan yg berkepala 4 dg mahkota, umat muslim sangat tidak setuju.
    • Shvetashvatara Upanishad Ch. 4 V. 19 menyatakan tidak ada satu makhlukpun yg menyerupai Tuhan.
    • Rigveda Bk. 2 Hymn 1 V. 3 : Vishnu (Wishnu) artinya Sustainer (pemelihara alam), yg memberi rizki. Bahasa arabnya adalah “Rabb”. Orang muslim tidak keberatan Allah disebut Rabb, Vishnu, Sustainer, Cheriser. Yg jadi masalah adalah Vishnu adalah Tuhan yg punya 4 tangan, tiap tangan memegang cakra, tangan kirinya memegang rumah kerang, menaiki seekor burung garuda sambil bersandar pada gulungan ular. Umat muslim tidak bisa menerima itu.
  • Apalagi Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan
  • Rigveda Bk. 1 Hymn 1 V. 1 menyebutkan : kami tidak menyembah kecuali Tuhan yg satu
  • Rigveda Bk. 6 Hymn 45 V. 6 menyebutkan “sembahlah Dia saja, Tuhan yang sesungguhnya”
  • Dalam Brahama Sutra disebutkan : “Hanya ada satu Tuhan, tidak ada yg kedua. Tuhan tidak berbilang sama sekali”.

Konsep Tuhan menurut Islam

Jawaban terbaik umat Islam tentang Konsep Tuhan adalah apa yg terdapat pada QS. Al-Ikhlas (112) : 1 – 4 :

  • Ayat 1 : Katakanlah, “Dialah Allah, Yang Maha Esa”
  • Ayat 2 : Allah tempat meminta segala sesuatu
  • Ayat 3 : Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
  • Ayat 4 : dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia.

Ternyata ayat2x dalam kitab2x Hindu yg disebut diatas tadi mempunyai kecocokan dg apa yg tertulis dalam surat Al-Ikhlas, seperti sebagai berikut :

  • QS. Al-Ikhlas (112) : 1 = Chandogya Upanishad Ch. 6 Sec. 2 V. 1 –> Tuhan hanya satu.
  • QS. Al-Ikhlas (112) : 2 = Bhagavat Gita Ch. 10 V. 3 –> Dia adalah Tuhan semesta alam
  • QS. Al-Ikhlas (112) : 3 = Shvetashatara Upanishad Ch. 6 V. 9 –> Tuhan tidak punya bapak & ibu
  • QS. Al-Ikhlas (112) : 4 = Shvetashatara Upanishad Ch. 4 v. 19 dan Yajurveda Ch. 32 V. 3 –> tidak ada yg menyerupai Tuhan

Ayat2x dalam QS. Al-Ikhlas dalam Al-Qur’an dan ayat2x dalam kitab2x Hindu tadi adalah merupakan batu ujian terhadap keimanan. Jika ada yg mengatakan bahwa dia atau sesuatu itu Tuhan, masukkan pada ayat2x dari Qur’an dan kitab2x Hindu tadi, bila lulus, maka dia atau sesuatu itu benar adalah Tuhan, tapi kalau gagal maka dia/sesuatu itu bukanlah Tuhan.

Sebagai contoh :

Ada “sebagian” umat Hindu yg menyatakan bahwa Bhagwan Rajneesh adalah Tuhan. Dalam kitab suci Hindu memang tidak ada satupun yg menyatakan dia adalah Tuhan, tapi ada orang2x yg menyatakan dia sbg Tuhan. Untuk mengetahui seseorang/sesuatu adalah Tuhan, masukkan dalam ayat2x tadi, kalau lulus, dia benar Tuhan, kalau tidak berarti dia “Tuhan palsu”.

Al-Ikhlas ayat 1 : dia unik / hanya satu2xnya? Tidak. Masih banyak orang lain yg mengaku sebagai Tuhan. Banyak orang juga menjalani kehidupan seperti dia : makan, minum, tidur, berbicara, dll.

Al-Ikhlas ayat 2 : dia mutlak dan abadi? Tidak. Dia penderita asma, penyakit gula, dan nyeri punggung kronis. Tuhan penyakitan? Dan pada akhirnya dia juga mati seperti manusia lainnya. Tuhan mati?

Al-Ikhlas ayat 3 : dia tidak dilahirkan dan tidak punya ayah-ibu? Dia lahir di India dan punya ayah-ibu. Th 1981 dia pergi ke Amerika dan melakukan ribuan kunjungan di Amerika, kemudian membangun sebuah kota di daerah Oregon yg bernama Rajneesh furm. Tapi kemudian dia ditangkap di Amerika dan pemerintah Amerika menaruhnya di Furmbash. Dan dia mengaku sebagai Tuhan di Amerika. Dan orang yg mengaku Tuhan itu minta rokok ketika di penjara. Tuhan dipenjara? Tuhan minta rokok? Setelah dia kembali ke India, di kota Puna dia kembali membuat markas yg dikenal sbg masyarakat Osho. Di sana ada sebuah prasasti bertuliskan “Rajneesh tidak pernah lahir dan tidak pernah mati, pernah singgah di planet bumi pada tgl 11 des 1991 s/d 19 jan 1990”. Tapi mungkin mereka lupa mencantumkan kalau ia pernah tidak diijinkan masuk ke 21 negara karena tidak punya visa. Tuhan yg menciptakan dunia harus mengemis visa untuk masuk ke negara2x yg terdapat dalam bumi yg telah diciptakan-Nya ?

Al-Ikhlas ayat 4 : tidak ada makhluk yg menyerupai Tuhan. Jadi apapun dan siapapun di jagat raya ini yg dibandingkan dg Tuhan, maka dia bukanlah Tuhan. Rajneesh adalah manusia yg sama dg manusia lain. Makhluk apapun di alam semesta ini tidak ada yg akan lolos dari ayat ini untuk dapat dinyatakan sebagai Tuhan.

Orang Islam memanggil Tuhannya dengan nama “Allah”. Sekalipun kata “Allah” secara umum bisa diartikan sebagai Tuhan, tapi nama ini adalah nama yg unik, benar2x menyatakan ke-esa-an Tuhan, tidak bisa seperti kata “God” dalam bahasa Inggris yg bisa jadi Gods, Godes, God father, God mother, dll. yg tidak dapat digunakan untuk meyatakan ke-esa-an Tuhan. Bahkan kalau dalam bahasa Indonesia kita mengenal dua kata yg berbeda untuk “Tuhan” dan “Dewa”, maka kata “God” dalam bahasa Inggris tidak bisa membedakannya. Misalnya kata “God of gambler” bukan diartikan sebagai Tuhannya penjudi, tapi diartikan sebagai Dewa Judi.

 

Konsep kehidupan dan kematian dalam Hindu

Umumnya umat Hindu percaya apa yg dinamakan “Samsara”, yaitu perputaran kelahiran & kematian berulang kali, yg dikenal dg nama “Reinkarnasi”. Yaitu orang yang sudah mati rohnya akan berpindah pada sosok lain yang akan lahir kembali di dunia. Bila amalannya baik, maka ia akan terlahir kembali dg kehidupan yg lebih baik, tapi bila amalannya jelek ia akan terlahir kembali dg kehidupan yg buruk atau menjadi makhluk yg lebih rendah derajatnya. Begitulah terjadi berulang kali. Mereka mengatakan konsep Samsara inilah yg dapat menjawab mengapa ada orang yang lahir cacat dan miskin. Sebab untuk apa Tuhan menciptakan orang cacat dan orang miskin di dunia ini? Begitulah kepercayaan umum kebanyakan umat Hindu.

Akan tetapi ternyata hal ini tidak terdapat dalam Weda. Yg disebutkan Weda hanya “Punarjanam” atau hidup berikutnya atau hidup lagi, tapi bukan perputaran hidup-mati.

Para cendekiawan Hindu mengatakan bahwa tidak pernah ada konsep perpindahan roh / reinkarnasi dalam Weda.

  • Rigveda Bk. 10 Hymn 16 V. 4 – 5 berbicara mengenai kehidupan sesudah mati, bukan perputaran hidup-mati.
  • Dalam Weda juga terdapat konsep surga dan neraka yg mirip dg konsep dalam Islam. Surga digambarkan sbg tempat yg sangat indah, banyak mengalir sungai susu, buah2xan bermacam-macam, tempatnya indah, dll. Neraka juga digambarkan mrip dg konsep dalam Islam, dimana neraka digambarkan dg gambaran api, dimana di neraka orang akan mengalami penderitaan.

Konsep kehidupan dan kematian dalam Islam

Terdapat beberapa ayat yg dapat jadi acuan :

  • QS. Al-Baqarah(2) : 28 menyebutkan bahwa manusia pada awalnya adalah mati, kemudian dihidupkan oleh Allah, lalu akan mati dan dibangkitkan kembali.
  • QS. Al-Mulk(67) : 2 menyebutkan bahwa Allah yg menciptakan hidup untuk jadi batu ujian. Hidup ini adalah ujian untuk kesuksesan di akhirat.
  • QS. Ali-Imran (3) : 185 menyebutkan bahwa setiap jiwa akan merasakan mati, pada hari akhir akan diperhitungkan semua amalan manusia. Orang2x yg selamat dari siksa api neraka dan memasuki surga, di sana mereka akan mendapatkan apa yg mereka inginkan di dunia, dunia ini hanyalah berisi permainan dan tipuan belaka.
  • QS. Al-Baqarah (2) : 24 isinya menjelaskan tentang neraka.

Dalam konsep Islam, manusia lahir ada yg kaya, miskin, sehat, cacat, semua adalah ujian bagi manusia. Dan karena ujian yg berbeda-beda itulah kehidupan bisa berlangsung.

Minuman keras dalam Hindu dan Islam

QS. Al-Maidah(5) : 90 menyebutkan larangan terhadap minuman keras, judi, menyembah berhala, mengundi nasib, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan syaitan. Dan menyuruh menjauhi perbuatan itu agar mendapat keberuntungan.

Dalam Hindu ternyata juga ada konsep yg serupa :

  • Minuman keras dilarang dalam kitab2x Hindu : Manusmriti Ch. 9 V. 235, Manusmriti Ch. 11 V. 55, Rigveda Bk. 8 Hymn 2 V. 12, dan banyak lagi bagian yg lain
  • Judi dilarang dalam kitab Weda, misalnya : Rigveda Bk. 10 Hymn 34 V. 3
  • Mengundi nasib dg bermain dadu dilarang, mis : Rigveda Bk. 10 Hymn 34 V. 13
  • Hal2x yg berhubungan dg meramal adalah dosa, mis : Manusmriti Ch. 9 V. 258

Poligami dalam Hindu dan Islam

Telah dikenal secara luas bahwa dalam Islam terdapat konsep poligami. Masalah yg belakangan sempat jadi isu kontroversial dg pendapat yg pro dan kontra. Secara umum pula banyak orang (di dalam ataupun di luar Islam) telah menganggap bahwa konsep poligami hanya ada di agama Islam. Tentang topik ini lebih lengkap anda bisa membaca tulisan saya tentang Poligami.

Di Islam konsep Poligami terdapat dalam surat An-Nisa’ ayat 3. Bagaimana dalam Hindu? Adakah disebutkan tentang poligami? Beberapa yg hal dapat dijadikan acuan adalah :

  • Vishnusutra Ch. 24 V. 1 menyebutkan kalau ayahanda Sri Rama punya 4 istri
  • Mahabarata Anushasana Parva Sec. 15 menyebutkan Krisna punya 16100 istri
  • Jika dianalisa, orang Hindu boleh mempunyai istri berapapun ia mau, hanya pemerintah India saja yg membatasi dg mengeluarkan undang2x perkawinan pd th 1956 bahwa orang Hindu hanya boleh menikah dg 1 istri, sedangkan kitab sucinya membolehkan sesukanya.
  • Dalam data pemerintah India, terdapat data poligami dari seluruh penduduk India, bahwa dalam kurun waktu 10 tahun dari tahun 1961 – 1971 orang muslim yg berpoligami sebanyak 4.31% dari jumlah komunitasnya, sedangkan orang Hindu yg poligami adalah sebanyak 5.06% dari jumlah komunitasnya.

Jihad dalam Hindu dan Islam

  • Hindu juga punya konsep Jihad yg sama dg Islam yaitu berjuang/berperang melawan kebathilan, seperti pada : Bhagavat Gita 2 : 50 ketika Krisna menyuruh Arjuna untuk berjihad, “Berjihadlah engkau demi memperoleh “Yoga” (syahid). Jihad itu demi kebaikan kamu, Jihadlah!
  • Kalau di Al-Qur’an terdapat kisah2x tentang perang, Kitab Mahabarata adalah kitab yg berisi peperangan antara Pandawa dan Kurawa. Kitab setebal ribuan halaman itu isinya hanya kisah peperangan.
  • Bhagavat Gita –> adalah berisi nasihat Sri Krisna kepada Arjuna di medan pertempuran
  • Bhagavat Gita Ch.1 V. 42-46 –> Arjuna berkata pada Sri Krisna kalau ia lebih baik mati tak bersenjata tanpa perang daripada harus membunuh saudara sepupu (Kurawa)
  • Bhagavat GitaCh. 2 : 2 –> Krisna berkata, “Oh Arjuna kenapa pikiran kotor itu bisa masuk ke dalam benakmu? Kalau engkau enggan berperang, engkau tidak akan masuk surga, kenapa engkau berkata seperti itu, itu bisa melemahkan hatimu.”
  • Bhagavat Gita Ch. 2 : V.31-33 –> Hai Arjuna, kamu ini satria, kamu harus berperang. Dengan begitu engkau akan masuk surga, mereka tidak.

Rukun Islam dalam Hindu

Hadits Bukhari Vol 1 kitab Iman hadits no 8 menyatakan : Islam itu terdiri atas 5 tiang : Syahadat, Sholat, puasa, zakat, haji.

  • Syahadat –> kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah (konsep Tuhan yang Esa) dan Muhammad adalah utusan Allah. Di atas sudah dibuktikan bahwa konsep Tuhan yang Esa memang ada dalam Hindu. Dan tentang Muhammad adalah utusan Tuhan juga sudah pernah kita bahas di tulisan “Muhammad adalah nabi umat Hindu?”
  • Sholat –> kegiatan utama dlm sholat adalah bersujud, seperti terdapat pada : QS. Ali-Imron(3) : 43 dan QS. Al-Hajj(22) : 77. Dalam Hindu ada banyak bentuk peribadatan, salah satunya disebut “Shastang” yg artinya menyembah dg 8 anggota badan. Bila kita perhatikan sujud juga dilakukan dg 8 anggota badan, yaitu : dahi, hidung, 2 telapak tangan, 2 lutut, dan 2 kaki. Jadi dalam Hindu juga ada konsep beribadah dg bersujud seperti dalam sholat.
  • Zakat –> Rigveda Bk. 10 Hymn 117 ayat 5 menjelaskan tentang berderma.
  • Puasa –> Manusmriti Ch. 4 ayat 222 dan Manusmriti Ch. 6 ayat 24 menyebutkan tentang puasa
  • Rigveda Bk. 3 Hymn 29 ayat 4 menyebutkan tentang “Ilaspad” yg artinya adalah juga baitullah. Dan juga dikatakan berada ditengah2x dunia “prathvi”. Dan kita tahu letak Mekkah ada ditengah dunia pada daerah garis Katulistiwa. Hal yg sama Juga disebut pada Rigveda Bk. 1 Hymn 128 V. 1

Jadi ternyata dalam Hindu juga terdapat konsep yang mirip dg Rukun Islam.

Kembali ke ajaran kitab suci

Sumber referensi pada akhir ceramahnya menyampaikan suatu hal yang sangat menarik tentang ajakan untuk kembali ke kitab suci sebagai dasar utama ajaran agama. Karena hanya dengan kembali ke kitab suci-lah seseorang dapat menemukan esensi sebenarnya dari ajaran agamanya yg mungkin saja tidak pernah diketahuinya karena minimnya akses umat ke kitab suci, dan selama ini hanya menerima saja apa yg diberikan oleh pemimpin agama mereka. Masalahnya adalah banyaknya para pemuka agama yg melarang umatnya untuk membaca kitab suci, membuat terhalangnya umat untuk memahami kitab sucinya.

Islam yg tidak mengenal konsep kependetaan sebagai perantara antara umat dan Tuhannya dapat menjadi contoh yg bagus dimana justru dengan tidak adanya konsep kependetaan itu membuat umat Islam mempunyai akses terhadap kitab sucinya jauh lebih besar dibandingkan umat2x agama lainnya.

Ia juga berpendapat, seperti umat Islam yg tetap menjaga bahasa arab dalam Al-Qur’an, seharusnya umat Hindu juga menghidupkan lagi bahasa Sansekerta sebagai alat untuk memahami kitab sucinya, karena seperti yg sudah sering berhasil ia buktikan dalam berbagai diskusi agama, sebuah kitab suci akan lebih dapat dipahami dg benar apabila ia dibaca dan dipahami melalui bahasa aslinya. Ia mengatakan, Jika orang Hindu memahami kitab sucinya dg baik, mereka akan menemukan bahwa kitab suci Hindu dan Islam sama berbicara tentang Tuhan yg satu, mereka akan punya misi yg sama seperti yg dikatakan oleh nabi Muhammad, dan mereka akan percaya adanya kehidupan setelah kematian.

Beberapa pertanyaan yg mungkin timbul dari apa yg dipaparkan di atas tadi adalah :

Kalau ternyata banyak ajaran yg sama antara Hindu dan Islam, apakah itu berarti bahwa umat Hindu juga bisa disebut Ahlul Kitab? Jawaban ini mungkin bisa mewakili : “Dalam pandangan Islam, mungkin saja kitab Hindu adalah dari Tuhan dan tokoh2xnya adalah nabi utusan Tuhan. Tapi andaikata itu benar, itu hanya untuk masa itu aja dan untuk umat tertentu saja, yg mana setelah nabi Muhammad datang dg ajarannya untuk seluruh umat manusia, itulah yg harus diikuti.”

Dalam ajaran Islam jelas menyatakan bahwa pada masa sebelum Al-Qur’an dan nabi Muhammad, sudah terdapat ajaran dan kitab2x suci dari Tuhan, tetapi setelah nabi Muhammad dan Al-Qur’an muncul, itulah versi terakhir dan terlengkap untuk menyempurnakan semua ajaran2x Tuhan yg telah diturunkan sebelumnya.

Lantas kalau agama Hindu itu memiliki banyak kesamaan dg Islam, apakah kita setuju dg pendapat bahwa semua agama adalah sama? Beberapa hal berikut bisa menjadi pertimbangan :

  • Kalau semua agama sama, tidak akan ada orang yg berdakwah untuk agamanya. Bahkan semua orang tidak akan keberatan untuk berpindah agama sebulan sekali misalnya. Tapi kenyataannya tidak mudah bagi seseorang untuk berpindah agama, termasuk mereka yg sering berteriak menyatakan bahwa semua agama adalah sama. Hanya mereka yg benar2x telah menemukan alasan yg benar2x kuat secara pribadi-lah yg mampu melakukannya.
  • Mengatakan semua agama sama adalah seperti menanyakan 2+2 = berapa? apakah 2, 3, atau 4?, lalu ada orang yg menjawab bahwa semuanya benar. Hal ini tentu saja tidak benar. Dari sekian banyak agama pasti ada yg 100% firman Tuhan. Tidak masalah mana yg seorang percayai kalau ia yakin pilihannya adalah 100% benar, karena itu adalah haknya. Tapi karena perbedaan itu pasti ada, cara terbaik mengetahui mana yg paling baik dan paling benar, adalah dg mengumpulkan semua kitab suci agama2x dan mempelajarinya, kemudian memilih yg paling baik dan paling benar diantaranya.
  • Maka kalau kita ingin mengetahui apakah semua agama memang sama, atau apakah semua agama memang beda dan ingin mengetahui yg paling benar diantaranya (dan ini merupakan hak setiap orang), jalan satu-satunya adalah dengan mempelajari dan mendalami perbandingan agama dg mencari tahu sebanyak mungkin ajaran2x utama dari berbagai agama (nomor 1 adalah dari kitab sucinya) dan mengadakan studi komparatif secara ilmiah terhadapnya. Karena kalau kita juga mempelajari agama2x lain untuk mencari kebenaran yg merupakan hak semua orang, maka insyaallah Tuhan juga akan menunjukkannya pada kita.

 

-rkh-

 

 

“Tulisan ini dibuat bukan untuk menggali perpecahan, tetapi justru untuk menanam kebersamaan sesuai dg tema ceramah dari sumber referensi yg dg ceramahnya itu berharap agar umat kedua agama dapat melihat sebuah inti persamaan dalam agama mereka, sehingga mereka akan lebih mudah untuk bersatu (hal ini didasarkan pada kerapnya terjadi pertikaian antara kedua pemeluk agama tsb di India sana).”

“Tentu saja orang boleh berbeda pendapat asal dapat menyikapinya secara baik dan dewasa. Semoga dapat berguna bagi kita semua dalam pencarian kebenaran yg hakiki.” :)

 

Referensi :

– Ceramah dr. Zakir Abdul Karim Naik, seorang ulama perbandingan agama terkenal dari India, dalam topik : “Persamaan antara Hindu dan Islam (Similarities between Hinduism and Islam)”

ISLAM KLOJOTAN

666


Bilangannya ialah 666

* Wahyu 13:11-18 Binatang yang keluar dari dalam bumi
13:11 Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.
13:12 Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.
13:13 Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
13:14 Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.
13:15 Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.
13:16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
13:17 dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.

13:18 LAI TB, Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.”
NIV, This calls for wisdom. If anyone has insight, let him calculate the number of the beast, for it is man’s number. His number is 666.
TR, ωδε η σοφια εστιν ο εχων τον νουν ψηφισατω τον αριθμον του θηριου αριθμος γαρ ανθρωπου εστιν και ο αριθμος αυτου χξς
Translit. Interlinear, hôde {di sini} hê sophia {hikmat} estin {ia adalah} ho {yang} ekhôn {memiliki} ton noun {memahami} psêphisatô {hitunglah ia} ton arithmon {angka} tou thêriou {binatang} arithmos {angka} gar {karena} anthrôpou {manusia} estin {ia adalah} kai {dan} ho arithmos {angka} autou {-nya} kh-x-s {666}

Saya dapat gambarkan dengan salah satu dari sejumlah bilangan. Saya mempunyai nomor Jaminan Sosial dan nomor asuransi sosial Kanada. Saya mempunyai nomor anggota di layanan komputer Society of Biblical Literature dan nomor lain di CompuServ Information Service. Kita terbiasa dengan hal ini di zaman komputer, tetapi kita merasa terkejut ketika melihat orang-orang di dalam Alkitab digambarkan dengan bilangan. Karena itu kita meneurigai bahwa bilangan itu lebih dari sekadar identifikasi untuk tujuan pengarsipan. Dalam bab sebelumnya saya memperkenalkan konsep “binatang yang muncul dari dalam laut.” Gambaran mengenai binatang itu merupakan sesuatu yang membingungkan, tetapi satu hal yang telah menimbulkan lebih banyak kesulitan dan spekulasi dari yang lainnya adalah bilangannya yang mengandung teka-teki, yang terdapat dalam Wahyu 13:18. Apa artinya mengatakan bahwa bilangan seorang manusia mempunyai makna? Jika bilangan itu bukan untuk pengarsipan atau identifikasi, bagaimana seseorang bisa mendapatkannya? Bagaimana cara “menghitung” bilangan itu? Tidakkah bilangan muncul begitu saja? Apa arti bilangan itu?

Tidak mengherankan bahwa bilangan rnernpunyai arti dalam dunia simbolis dalam penglihatan Yohanes, karena di dunia nyata bilangan juga mempunyai lebih banyak arti dibanding arti bilangan itu sendiri. Bilangan dan huruf dapat saling menggantikan. Contohnya, banyak Kitab Suci Yahudi sampai saat ini tidak menggunakan bilangan Arab, sebaliknya mereka menggunakan huruf Yahudi untuk menyatakan ayat dan judul bab. Hal ini menuntun beberapa pendeta Yahudi untuk menafsirkan Kitab Suci via gematria, yaitu mengubah nama menjadi bilangan dan sebaliknya. Karena alasan ini banyak sarjana percaya bahwa empat belas generasi yang dihitung tiga kali dalam Matius 1 berhubungan dengan nama Daud, karena DVD dalam bahasa Ibrani (huruf hidupnya tidak ditulis) adalah 4+6+4 atau 14 [1]. Bangsa Yunani melakukan hal yang serupa dengan abjad mereka sendiri. Dalam Sibylline Oracles Kristen yang mula-mula Yesus disebut sebagai 888. Hanya melalui penyebaran bilangan Romawi dan kemudian Arab, praktik tersebut kemudian menghilang di sebagian besar dunia Barat.

Karena itu kita akan mengira bahwa bilangan 666 itu mempunyai arti, khususnya bilangan itu menunjukkan sebuah nama. Satu teori menunjukkan bahwa bilangan itu berarti Kaisar Nero. Nero menjadi pilihan karena ia menganiaya orang Kristen, dan setelah ia bunuh diri muneul sebuah legenda bahwa ia belum mati, tetapi melarikan diri ke arah timur dan akan kernbali dalam kemenangan. Dua Nero palsu mencoba menggenapi legenda tersebut, tetapi gagal. Meskipun demikian. Kaisar Nero dalam bahasa Yunani berjumlah 1.005, jadi kita harus menyalin huruf abjad Yunani ke dalam abjad Yahudi untuk mendapatkan 666 yang diperlukan. Apakah Yohanes, yang menuhs dalam bahasa Yunani, menganggap para pembacanya mengetahui bahasa lbrani atau nilai dari huruf-huruf lbrani?

Dua metode lain untuk mendapatkan nama seorang kaisar telah dicoba. Salah satunya adalah menambahkan nilai dari huruf awal nama semua kaisar Romawi sampai pada waktu tertentu (sesuatu yang juga dilakukan oleh Sibylline Oracles). Metode lainnya menggunakan singkatan dari gelar Domitian, kaisar lain yang menganiaya. Sayangnya, untuk teori pertama setidak-tidaknya nama salah satu kaisar tersebut harus dicoret dan daftar untuk mendapatkan angka genap 666 dari huruf awal para. kaisar tersebut, dan me skip un kita mengetahui singkatan dan gelar Domitian, singkatan itu tidak muncul secara. bersama-sama dalam bacaan mana pun. Hal ini membuat teori kedua menjadi kurang kuat.

Pemecahan lain adalah mel a lui pengamatan bahwa 666 merupakan bilangan segitiga dari 36 (1+2+3+4 dan seterusn.ya sampai 36). Bilangan 36 merupakan bilang.an segitiga. dan 8 (1 +2+3+4+5+6+7+8=36). Binatang itu, tentu saja, adalah raja yang kedelapan (Wahyu 17: 11). Bilangan segitiga tampak. menakutkan dibanding dengan bilangan kwadrat, yang berarti para martir (7:4) dan kota yang kudus (21:16). Meskipun matematika itu menarik dan sesuai dengan pandangan bangsa Yunani terhadap geometri (karena mereka tidak mempun’yai sistem bilangan yang secara matematis berguna), bilangan itu tidak memunculkan sebuah nama. Demikian pula kita tidak yakin bahwa sistem yang demikian rumit ini ada dalam pikiran Yohanes. Bagaimana pun juga, ada bilangan segitiga lain dalam Kitab Suci yang sama sekali tidak menakutkan, seperti 153 ikan dalam Yohanes 21:11.

Tidak satu pun dari pemecahan di atas benar-benar memuaskan. Mungkin pengamatan yang paling baik adalah bahwa 666 secara konsisten (tiga kali) tidak mencukupi bilangan sempurna, 7, dan bilangan Kristus, 888. Dari pada menunjuk sebuah nama yang khusus, 666 mungkin menunjukkan bahwa orang itu adalah Kristus yang palsu. Ia tidak muncul dalam kesempurnaan. tetapi seperti pelacur dalam Wahyu 17 yang meniru wanita yang setia dalam Wahyu 12 dan naga dalam Wahyu 12 yang meniru Kristus dalam Wahyu 19, demikian pula binatang itu meniru Kristus yang berinkarnasi. Ia sebenarnya merupakan penjelmaan Iblis (Iblis tidak mampu melakukan inkarnasi dengan benar). Terlepas dari hal ini kita hanya dapat mengamati bahwa ketika makhluk itu muncul, orang-orang yang bijaksana dalam pandangan Yohanes (yang pertama-tama berarti bahwa mereka mempunyai pandangan ilahi) akan mengenalinya dan melihat bahwa 666 memang merupakan bilangan makhluk tersebut.

———–
Catatan :

[1] Dalam penulisan huruf ke bahasa lain, abjad Ibrani menjadi ‘B G O H V untuk bilangan 1-6.

Disalin dari:
Peter H Davids, Ucapan yang Sulit Dalam Perjanjian Baru, SAAT Malang, p. 349-352

Artikel terkait :

666, di http://www.sarapanpagi.org/666-vt256.html#p546

ANTIKRISTUS, di http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=545#545

BUKTI ARKEOLOGI ,,KABAH ADALAH KUIL HINDU YANG DI RAMPOK MOHAMAD

Ternyata didalam Kabah, ada sebuah inskripsi yg merujuk kpd raja Vikramaditya. Ini membuktikan tanpa ragu bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India.

Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ yg disimpan dlm perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Terjemahan inskripsi tsb:

(Sayar ul Okul berarti ‘Kata2 Berkesan’)

“Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dlm kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela … Kami, Arab, terjerat dlm kegelapan (jahiliyah)… namun pendidikan yg disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang2 asing. Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli2 yg kepitanrannya bersinar spt matahari dari negaranya kenegara kami…”

Ini bahasa Arabnya :

“Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini Ela Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem. Yundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa- rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum”.

(Page 315 Sayar-ul-okul).

Analisa :

Kerajaan2 India purbakala kemungkinan besar melebarkan sayap sampai ke Arab dan Vikramaditya-lah yg pertama merebut kawasan Arabia. Karena inskripsi itu mengatakan bahwa Raja Vikram menghilangkan jahiliyah dari Arabia. Dan, apapun agama mereka sebelumnya, orang2nya Vikrama sukses dlm menyebarkan ajaran Vedic (dari kitab2 Weda, buku suci Hindu) kedlm way of life Arabia.

Pengetahuan seni dan sains India disebarkan kpd dunia Arab lewat sekolah2, akademi dan pusat2 budaya. Jadi, kepercayaan bahwa orang2 Arab yg membawa ajaran ini kpd negara2 mereka lewat upaya mereka sendiri tidak berdasar.

Juga bisa disimpulkan bahwa Kutub Minar di Delhi bisa saja merupakan menara Vikramadiya memperingati keberhasilannya merebut Arabia. Kesimpulan ini dikuatkan oleh dua hal:

Pertama, inskripsi pada menara tinggi dari besi didekat Kutub Minar merujuk pada perkawinan raja Vikramaditya kpd permaisuri Balhika. Balhika tidak lain dari nama kawasan Balkh di Asia Barat. Kemungkinan, Arabia direbut Raja Vikramaditya dari penguasa Balkh yg mengadakan perjanjian damai dgn memberikan puterinya sbg pengantin.

Kedua, kota disebelah Kutub Minar bernama Mehrauli, dari nama Mihira, seorang astronomer-mathematician dari keraton Raja Vikram. Mehrauli adalah kependekan Sansekerta dari kata2 ‘Mihira-Awali’ yg menunjukkan barisan rumah bagi Mihira dan staf asistennya yg bekerja sbg pengamat bingang yg dilakukan dari menara tsb

ARSIP DI TURKI !

Di Istanbul, Turki, ada perpustakaan termashur bernama Makhatab-e-Sultania, yg terkenal mempunyai koleksi terbesar dari literatur Asia Barat. Di bagian Arab perpustakaan tsbI ada sebuah

antologi sajak2 Arab purbakala. Antologi ini disusun dari karya sebelumnya dr thn 1742M dibawah perintah Sultan Salim.

Halaman2 volume itu terbuat dari Harir – semacam sutera yg dibuat utk

menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yg dihias dgn kertas emas.

Antologi itu dikenal dgn nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dlm 3 bagian.

Bagian pertama mengandung detil2 biografi dan komposisi puisi2 penyair2 Arab PRA-Islam.

Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak2 penyair dari periode yg dimulai tidak lama setelah Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah.

Bagian ketiga adalah ttg penyair2 sampai jaman Khalif Harun-al-Rashid.

Abu Amir Asamai, penyair Arab yg merupakan penyair utama keraton Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tsb. Edisi modern pertama ‘Sayar-ul-Okul’ terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932.

Koleksi ini dianggap sbg antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak2 Arab purbakala. Koleksi ini menujnukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengangund penjabaran deskripsi ttg kuil purbakala Mekah, kita dan bazar tahunan yg dikenal sbg OKAJ disekitar kuil Kabah di Mekah. Ini berarti bahwa kumpul2 di Mekah setiap tahun utk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam.

Bazar OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda bermarijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar utk membahas aspek2 sosial, religius, politis, literatur dan aspek2 budaya Hindu lainnya yg menyebar di Arabia.‘Sayar-ul-Okul’ mengatakan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi2 disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India), yi tradisi kaum elit mendiskusikan hal2 penting sementara kaum awan berkumpul utk mencapai kenikmatan spiritual. Kuil2 utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan/Arabia) adalah kuil2 dewa SIWA. Bahkan sampai sekarang, emblem2 Mahadewa Siwa masih nampak.

Dan emblem Siwa paling nampak adalah batu Shankara (Siwa) yg dihormati para pehijrah Muslim sampai disentuh dan dicium di Kabah.

Raja Vikramaditya memang terkenal cinta pada Mahadewa Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil terkenal Mahankal, yi milik Dewa Shankara (Siwa) yg di-asosiasikan dgn Vikramaditya. Karena menurut inskripsi Vikramaditya, dialah yg menyebarkan agama Hindu, siapa lagi kalau begitu yg mendirikan kuil Kabah di Mekah ?

TRADISI JUBAH di MEKAH

Sebelum para pehijrah masuk Mekah, mereka diminta utk mencukur kepala dan jenggota serta megnenakan jubah khusus yg terdiri dari dua lembar kain putih yg tidak dijahit. Satu disarungi di pinggang dan yg lainnya dililitkan sekitar bahu. Ini merupakan tradisi Hindu purbakala bagi mereka yg ingin masuk kuil2 Hindu dlm keadaan bersih dan murni.

Kuil utama di Mekah, yg menyimpan lambang2 Siwa, dikenal sbg KA’BAH. Kotak ini dilapisi kain hitam. Ini adalah tradisi jaman dahulu kala ketika orang menganggap penting utk meng-kamuflase tempat suci itu (Ka’bah) agar tidak dicaplok atau direbut bangsa lain.

PATUNG DEWA- DEWI

Menurut Encyclopaedia Britannica, kotak Ka’bah memilikii 360 patung.

Tradisi mengatakan, ketika tempat itu diserang, salah satu dewa didalamnya adalah dewa Saturnus; satunya lagi adalah dewa Bulan dan ada lagi yg disebut Allah.

Ini butki bahwa orang2 Arab jaman pra-Islam itu memuja 9 planet. Di India, praktek puja ‘Navagraha’, yi praktek pemujaan bagi ke 9 planet, termasuk Saturnus dan Bulan masih eksis sampai sekarang.

Di India, bulan sabit selalu digambarkan diatas lambang dewa Siwa. Karena itulah, lambang Siwa dlm Ka’bah juga menjadi lambang bendera Islam.

ZAMZAM/AIR GANGGA ?

Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, aif Gangga tidak pernah dapat dipisahkan dari lambang Siwa (bulan sabit). Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Dan memang ! Didekat Ka’bah ditemukan sebuah sumber mata air suci yg disebut ZAMZAM. Sampai sekarang, Zamzam dianggap suci karena tradisi jaman pra-Islam itulah !

TAWAF

Tidak ada mesjid lain di dunia yg dikelilingi sampai 7 kali. Hanya orang Hindu yg ber’tawaf’ mengelilingi dewa-dewi mereka. Lagi2 bukti bahwa Ka’bah adalah tempat ibadah Hindu jaman pra-Islam. Praktek mengambil 7 langkah yg dikenal sbg Saptapadi diasosiasikan dgn upacara perkawinan Hindu dan pemujaan api. Upacara klimaks dlm perkawinan Hindu yg menggabungkan pasangan pengantin mengelilingi api suci sebanyak empat kali (tapi kemudian di-salah artikan dgn 7 kali). Mengingat “Makha” berari API, ketujuh tawaf itu membuktikan bahwa MEKAH ADALAH PUSAT PEMUJAAN DEWA API.

KATA ‘ALLAH’

Jangan kaget bahwa kata ‘ALLAH’ sendiri berasal dari bhs Sansekerta.

Allah, Akka dan Amba adalan sinomin. Nama2 ini berarti : DEWI atau Ibu. Istilah ‘ALLAH’ merupakan bagian dari stanza2 Sansekerta yg memuja2 Dewi Durga, yg juga dikenal sbg Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini. Islam mencaplok penggunaan kata ‘Allah’.

Satu ayat Quran merupakan terjemahan persis dari sebuah stanza dlm Yajurveda. Spt dijelaskan oleh pakar Hindu terbesar, Pandit Satavlekar dari Pardi, dlm salah satu artikelnya.

[Note: Pakar lain menunjukkan bahwa ayat Quran dibawah ini mirip persis dgn ajaran Kena Upanishad (1.7).

Quran:

“Sight perceives Him not. But He perceives men’s sights; for He is the knower of secrets, the Aware.”

(Karena tidak disertai dgn nomor ayatnya, gua nggak bisa kasih terjemahannya sesuai dgn Quran. Tapi intinya :’Indera mata tidak bisa melihatNya. Tapi IA melihat indera manusia; karena IA maha tahu segala rahasia’)

Kena Upanishad:

“Apa yg tidak dapat dilihat dgn mata namun bisa ditembus dgn mata, itulah Brahma (Tuhan) dan bukan apa yg dipuja manusia (didunia).

(That which cannot be seen by the eye but through which the eye itself sees, know That to be Brahman (God) and not what people worship here (in the manifested world).”

(Arti ayat diatas : Tuhan berada diluar indera perasa manusia.]

Identitas sistem2 Unani & Ayurveda menunjukkan bahwa Unani adalah istilah Arab bagi sistim penyembuhan Ayurveda yg dibawa ke Arabia saat wilayah itu masih merupakan bagian dari kerajaan India.

Tradisi2 Hindu lainnya yg diterima Islam:

Hindu memiliki pantheon 33 dewa-dewi. Bangsa2 pra-Islam di Asia Minor juga memuja 33 dewa/i. Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kpd Asia Barat selama kekuasaan India.

Bulan Muslim ‘Safar’ menunjukkan bulan ‘extra’(Adhik Maas) dlm kalender Hindu.

Bulan Muslim ‘Rabi’ berasal dari kata Ravi yg berarti ‘matahari’ karena huruf Sansekerta ‘V’ dirubah Prakrit ‘B’(Prakrit merupakan versi sehari2 bhs Sansekerta).

Rasa hormat Muslim pada Gyrahwi Sharif tidak lain dari Ekadashi milik Hindu (Gyrah = elevan or Gyaarah). Keduanya sama artinya.

IDUL FITRI

Praktek ini berasal dari upacara kurban Go-Medh dan Ashva-Medh Yagnas. Id dlm Sansekerta berarti ibadah/pemujaan. Id dlm Islam juga menandakan hari2 pemujaan. Kata MESH dlm zodiak Hindu berarti DOMBA.

Dijaman dulu, setiap tahun dimulai dgn masuknya matahari kedalam lingkup bintang Aries. Kesempatan ini ditandai dgn pesta bakar kambing Inilah asal usul festival Bakari Id.

[Note: Kata Bakari adalah kata Hindu bagi kambing.]

Karena Id berarti ibadah dan Griha berarti ‘rumah’, kata Islam Idgah berarti ‘Rumah ibadah’ yg sama persis dgn arti Sansekritnya.

Kata ‘Namaz’ berasal dari kata Sansekerta ‘Nama’ & ‘Yajna’(NAMa yAJna) yg berarti menundukkan badan dan memuja/beribadah.

Istilah ‘Id-ul-Fitri’ berasal dari istilah ‘Eed of Piters’ yg berarti memuja nenek moyang, dlm tradisi Sansekerta. Di India, orang2 Hindu memperingati nenek moyang mereka selama dua minggu masa Pitr-Paksha. Sama juga dgn ‘Id-ul-Fitr’(pemujaan nenek moyang).

Praktek Islam utk memperhatikan gerak gerik bulan sama dgn adat Hindu utk buka puasa pada hari2 Sankranti dan Vinayaki Chaturthi setelah nampaknya bulan.

BULAN

Deksripsi kitab Weda ttg bulan, konstelasi bintang berbeda2 dan penciptaan alam semesta dicontek Quran dlm Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4 – 7.

Pembacaan Namaz lima kali sehari berasal dari tradisi Weda bernama Panchmahayagna (5 kali pujaan- Panch-Maha-Yagna) yg merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu.

Muslim membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat. Ini berasal dari aturan ‘Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah’.

BULAN2 HARAM

4 bulan dlm setahun dianggap suci dlm tradisi Islam. Mereka tidak boleh menjarah atau melaukan tindakan kriminal selama periode tsb.

Ini berasal dari tradisi Chaturmasa yi, periode 4 bulan puasa dan menghindari kejahatan.

Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka’abah merupakan pusat penting dewa Siwa, festival

Shivaratri biasanya dirayakan disana dgn besar2an. Festival itulah yg disebut dlm Islam sbg Shabibarat.

Menurut sejumlah Encyclopaedia, memang ada ukiran2 tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dlm huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza2 dari Bhagavad Gita.

ORANG INDIA DI TIMUR TENGAH

Menurut Islam, pedagang2 India menetap di Arabia, khususnya di YAMAN. Di Ubla terdapat pemukiman2 besar orang India. Ini menunjukkan bahwa kehadiran orang India di Arabia & Yaman cukup berpengaruh terhdp penduduk setempat. Ini tidak dimungkinkan kecuali mereka berasal dari kelas penguasa.

Disebut dlm Ahadis Imam Bukhari bahwa suku India, JAT, berada di Arabia jauh sebelum jamannya Mohamad. Malah ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil dokter Jat utk menyembuhkannya. Ini membuktikan bahwa orang India memiliki status tinggi di Arabia. Dan status macam ini tidak bisa melekat pada mereka, kecuali mereka memang penguasa. Bukhari juga berbicara ttg seorang raja India yg mengirim satu pot jahe (ginger pickles) kpd nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya shg mampu memberikan hadiah yg begitu sepele spt satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia.

Barah Vafat, festival Muslim utk memperingati mereka yg mati dlm pertempuran berasal dari tradisi Sansekerta. Kata ‘Phiphaut’ yg berarti ‘mati’. Hindu merayakan hari Chayal Chaturdashi utk menghormati para pahlawan perang.

KATA ‘ARAB’= KUDA

Kata Arabia sendiri berasal dari Sansekerta. Kata aslinya adalah ‘Arabasthan’. Karena Prakrit ‘B’ adalah Sansekerta ‘V’, maka nama Sansekerta aslinya adalah ‘Arvasthan’.‘Arva’ dlm bhs Sansekerta berarti KUDA. Arvasthan berarti : negara penuh kuda, dan spt kita tahu semua, Arabia memang terkenal karena kuda2nya.

Paman Muhamad sendiri, Umar-Bin-E-Hassham merupakan pengikut Hindu taat dan penyembah Dewa Siwa. Ia menolak utk masuk Islam dan tewas sbg martir ditangan Muslim2 tulen yg ingin menghabisi non-Muslim. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak2 memuja Siwa. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sair-Ul-Okul:

Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru

Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru

We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa

Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru

Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA

Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru

Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman

Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru

Massayaray akhalakan hasanan Kullahum

Najumum aja- at Summa gabul HINDU

TERJEMAHAN:

Seorang laki2 yg menghabiskan seluruh hidupnya dlm dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan

Jika ia bertobat dan ingin kembali kpd moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ?

Bahkan jika hanya sekali ia dgn tulus memuja Mahadewa, ia bisa mencapai posisi tertinggi dlm jalan kebenaran

Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sbg gantinya, berikan saya satu hari saja utk tinggal di Hind (india) sbg lelaki yg menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci

Dgn ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan utk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru2 Hindu yg mulia

*(MAHADEVA berarti Dewa SIWA )

ternyata agama eslam adalah bagian cult dari agama Hindu!!!

semua islam di neraka tempatnya

 (71) Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.

(72) Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.

 Islamthis >>

Kan di ayat 72 nya, dijelaskan bahwa orang yang bertakwa akan diselamatkan, dan membiarkan pendosa di dalam Neraka. Apakah itu belum jelas?

Perumpamaan nya seperti ini …

SEMUA NASI AKAN DIMAKAN………………….,

KECUALI YANG KUNING …

Apakah kita bisa bilang bahwa semua nasi akan dimakan? Lantas, bagaimana dengan potongan KECUALI YANG KUNINGNYA?

Kapirit >>

ga jelas analogimu kawan …. sudah jelas dalam ayat itu terdapat kalimat seperti ini

71: Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan

Artinya apa?? Jadi tidak ada satupun dari jidat-jidat baik muslim dan kapir yang tidak nyemplung dari neraka, dan itu wajib oleh Tuhan. saia perbesar lagi maknanya, SEMUA MANUSIA WAJIB NYEMPLUNG KE NERAKA BAIK JIDAT MUSLIM MAUPUN JIDAT KAPIR, UENAK TOH MUANTEP TOH

ehm, lalu …

 72 : Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.

ada kata KEMUDIAN, artinya sesudah itu. jidat-jidat muslim maupun kapir yang bertakwa akan diselamatkan, yang sial tetep ngedekem di neraka.

masih ga mudeng bro?? JADI SEMUA MANUSIA ITU WAJIB ICIP-ICIP NERAKA LALU DI PILAH-PILIH AULLOH MANA YANG TETEP DI NERAKA MANA YANG ENGGAK

 

Islamthis >>

Kata KEMUDIAN di ayat 72 adalah untuk menegaskan ‘point berikutnya’, tidak lebih.

Seperti ini,

  • a. Semua buku di truk itu akan masuk perpustakaan.
  • b. Kemudian, buku buku ini akan dihadiahkan kepada sekolah sekolah ….

Dari contoh itu, maka apa yang jadi alasan jidat ini untuk maksain teorik, bahwa semua manusia harus cip-icip Neraka dulu sebelum ke Surga?

Kecuali, kalau ayat nya bunyi begini,

>> tidak ada satu pun dari kamu, kecuali akan masuk Neraka.

>> kemudian, DARI NERAKA ITU, Kami selamatkan orang orang yang bertaqwa.

Nah, apakah ada potongan / frase ayat yang seperti itu???

Sekali lagi, apa yang menjadi dasar bagi jidat ini untuk berkeyakinan bahwa semua manusia (termasuk di dalam hal ini, semua kaum Muslim) harus masuk Neraka terlebih dahulu berdasarkan ayat 71 dan 72???

Jika memang benar Allah mempunyai maksud bahwa semua manusia termasuk Muslim harus masuk Neraka terlebih dahulu sebelum masuk Surga, maka apa yang menghalangi Allah untuk meng-INSERT-kan frase DARI NERAKA ITU di ayat nomor 72??

Dari begitu banyak Alhadits mau pun ayat Alquran yang menjelaskan bahwa MANUSIA MANUSIA YANG BERTAQWA akan masuk Surga tanpa dihisab sedikit pun (artinya tanpa harus masuk Neraka terlebih dahulu), lantas mengapa masih ada juga kaum kapirit yang ngotot untuk meneriakkan bahwa semua manusia termasuk Muslim taqwa harus mampir dulu ke dalam Neraka? Ingatlah, memaksakan kehendak dan teori adalah sikap yang amat menjijikkan …..!!!!karna faktanya memang beneran..alhamdulilah..dapat neraka.

 

SEDANG KATA ALKITAB TERSEMPURNA DI BUMI..SEKALI KENERAKA..KEKAL DI DALAMNYA..

Mat. 5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
Mat. 5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
Mat. 5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
Mat. 10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
Mat. 18:9 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua.
Mat. 23:15 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
Mat. 23:33 Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?
Mrk. 9:43 Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;
Mrk. 9:45 Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka;
Mrk. 9:47 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka,
Luk. 12:5 Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!
Yak. 3:6 Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.
2Ptr. 2:4 Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;

dongeng tanpa dalil hanya berdasarkan cerita isapan jempol soal adam hawa bangun kabah,,

Adam pertama kali membangun Ka’bah untuk memenuhi perintah Tuhan. Sebelumnya, Adam (dan istrinya, Siti Hawa) dikirim oleh Tuhan ke Dunia dari dalam Surga karena Adam telah berbuat dosa di dalam Surga. Akhirnya Adam terpisah dari Adam sesampainya ia di bumi ini.

Di saat saat pertama kehidupan nya di muka bumi, Adam merasakan kesedihan yang luar biasa. Hari demi hari, kesedihan itu membuatnya menangis. Kemudian semakin lama tangisannya semakin menyesakkan dadanya.

Akhirnya ia mendengar suara Tuhan, “Adam, tahu kah kamu apa yang sedang kamu lakukan sekarang itu?”.

Adam pun menjawab: Aku tidak tahu ..

Tuhan pun berkata melalui suaraNya: “kamu sekarang sedang menangis”.

Adam berkata: “oh ya. Inilah saat saya menangis…”.

Kemudian Tuhan bertanya lagi: “tahukah kamu Adam, apa yang menyebabkan kamu menangis?”.

Adam bilang: “Aku tidak tahu, Tuhanku..”.

Tuhan: “kau menangis karena kau kehilangan istri yang sangat kau cintai. Itulah alasannya mengapa kau selalu merasa bersedih hati. Kalau kau dapat kembali bertemu dengan istrimu itu,, maka kau akan kembali seperti sedia kala…”.

Maka Adam pun berkata: baiklah kalau begitu, Tuhan. Pertemukanlah aku dengannya.

Tuhan: Ya. Carilah dia, maka kau akan bertemu dengannya. Dia pun sekarang juga sedang mencarimu.

Maka Adam pun mulai mencari sang istri supaya tangisan yang selalu menyesakkan dadanya mereda. Begitu juga dengan Siti Hawa, ia pun juga mencari Adam ke mana mana.

Berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan bulan, dua manusia baru itu saling mencari untuk dapat berjumpa satu dengan lainnya. Di dalam pencarian itu, Adam selalu memanggil-manggil nama sang Siti hawa dengan keras-keras dengan harapan Siti hawa dapat mendengar suaranya itu.

Hingga suatu saat, ia mendengar suara sayup-sayup memanggil namanya. Betapa terperanjatnya Adam. Dia berlari begitu cepat ke arah suara itu. Semakin ia lari, semakin jelas suara yang selalu memanggil manggil namanya. Begitu juga dengan Siti hawa. Ia selalu memanggil manggil nama Adam dengan keras dengan harapan Adam mendengar suaranya dari kejauhan. Siti hawa pun mendengar suara sayup sayup yang selalu memanggil namanya. Adam kah itu? Ia berlari cepat ke arah suara itu, dengan harapan bahwa ia akan dapat bertemu dengan Adam. Namun sungguh pun begitu, teramat sulit bagi keduanya untuk dapat saling bertemu karena di sekitar tempat itu ditumbuhi oleh pepohonan yang amat tinggi dan lebat.

Ketika itulah Adam melihat ada sebuah bukit kecil. Dia berfikir, kalau ia naik ke puncak bukit itu, pastilah dari atasnya ia dapat melihat ke segala arah dengan mudah, dan ia akan dapat melihat di mana Siti hawa berada. Pun, mungkin Siti hawa akan dapat melihatnya.

Pada saat yang bersamaan, Siti hawa pun mempunyai fikiran yang sama. Ia melihat ada bukit yang kecil. Ia berfikir, kalau ia mendaki bukit itu hingga sampai ke puncaknya, maka ia akan dapat melayangkan pandangannya, dan dapat mengetahui di mana Adam berada. Seketika itu juga, Adam langsung mendaki sang bukit untuk sampai ke puncaknya. Dari sisi yang lain, Siti hawa pun mendaki bukit tersebut untuk dapat sampai ke puncak… masing masing pun tetap saling memanggil nama dengan keras……

Tepat di puncak bukit itu, keduanya saling bertemu, tanpa disangka-sangka!

Di sanalah mereka berdua betemu, sebagai suatu rahmat dari dalam Surga!

Pencarian mereka akhirnya berakhir, berkat rahmat Allah Swt!!

Di puncak bukit itu, untuk pertama kalinya, cinta dan kasih sayang di kalangan manusia terjadi dan tercetus. Kalau cinta dan kasih sayang setidaknya membutuhkan dua orang untuk dapat terjadi, maka puncak bukit itu menjadi bukti dan saksi dari permulaan cinta kasih yang akan selalu terjadi di bumi ini, yang tidak cinta kasih berdua antara Adam dan Siti hawa.

Penutup.

Tahukah anda, apakah nama bukit itu? Berada di manakah bukit itu sekarang?

Semua kisah yang agung itu terjadi di Jabal Rahmah yang berlokasi di kota Mekkah.

Jabal berarti bukit / gunung, dan rahmah berarti cinta kasih. Jabal Rahmah itu sendiri berada tepat di tengah padang Arafah, tempat suci tempat di mana semua jemaah haji dari seluruh Dunia berhimpun pada musim haji untuk menyempurnakan ibadah haji mereka.

Mereka, para jemaah haji itu harus tinggal di sana sampai matahari terbenam pada tanggal 9 Zulhijjah, untuk memperingati kisah agung bertemunya Adam dan hawa di bukit itu yang merupakan hari pertama kalinya kasih sayang terjadi di kalangan manusia di muka bumi ini.

Arafah sendiri berarti ‘untuk saling kenal / bertemu untuk mendapatkan rasa saling sayang’. Di puncak Jabal Rahmah itu dibangun monumen untuk memperingati kisah agung itu ketika Adam dan hawa bertemu untuk pertama kalinya untuk mencetuskan kasih sayang. Bukan kah sesungguhnya Hidup di muka bumi ini hanya boleh dipenuhi dengan rasa saling kasih sayang satu sama lain?

Dikisahkan ketika Adam dan hawa bertemu itu, mereka tetap diam di tempat itu hingga matahari terbenam. Setelah mereka bertemu itu, mereka bersyukur kepada Allah Swt. Mereka diam di tempat itu untuk sekian lama untuk merenungi betapa Allah Swt sangat besar rahmatNya untuk mereka berdua, dan untuk menginsyafi betapa mereka saling membutuhkan, dan menginsyafi betapa Allah Swt menginginkan mereka berdua untuk kembali bersatu.

Untuk itulah maka wukuf di padang Arafah diselenggarakan setiap tahun oleh semua jemaah haji dari seluruh Dunia ini, yaitu untuk menyadari bahwa semua manusia haruslah hidup berkasih sayang. Hidup saling menyendiri tidak lah akan menguntungkan semua pihak. Setiap jemaah haji yang wukuf di padang Arafah itu, akan dan harus merasa bahwa mereka adalah Adam dan hawa yang untuk pertama kalinya saling bertemu setelah sekian lama terpisah, kemudian di dalam pertemuan itu maka terciptalah kasih sayang….

 

kalau saja kita dikit ber otak sangat mudah mendapati kejanggalan kejanggalan hoak macam ini,,heheheh,,silahkan di caraiGambar

allah swt terbukti ternyata adalah nabi mohamad ,,ber akun lain…ya mirip fb begitu

tahukah anda jika NABIMU MUHAMMAD DOYAN MENGHINA/MENCACI AGAMA LAIN? Bacalah kisah ini:

Ibnu Ishaq berkata, “-Seperti yang disampaikan kepadaku- bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian ia berkata kepada beliau, ‘Hai Muhammad, engkau harus berhenti mencela tuhan-tuhan kami! Jika tidak, maka kami akan mencela Tuhan yang engkau sembah.

Kemudian Allah Ta’ala menurunkan ayat tentang Abu Jahal,

‘Dan janganlah kalian memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan ‘. ” (Al-An’am: 108).

Ibnu Ishaq berkata, “-Seperti disebutkan kepadaku- sejak saat itu, Rasulullah saw berhenti dari memaki tuhan-tuhan mereka .

Masih bingung kenapa muslim-muslim doyan sekali menghina agama lain? Dan seperti biasanya, ayat dari awloh selalu datang terlambat. Kenapa tunggu terjadi peristiwa muhammad di tegur pemeluk agama lain atas perilakunya yang buruk dengan menghina sesembahan agama lain baru turun ayat, kenapa tidak sebelum-sebelumnya? Si awloh benar-benar bodoh!

 

 

sangatlah jelas bahwa ayat ayat alkoran adalah buatan mohamad,,seperti di ayat dan hadis di atas menceritakan mohamad yang di ancam mau di balas maki makinya oleh abu jahal..maka dengan tergesa gesa mohamad berubah jadi swt dan menurunkan ayat soal abu jahal…..

 

kita manusia kita berotak,,bahkan dengan mudah kita ketahui bahwa,,,swt adalah muhamad sendiri..pas seperti kronologi ancaman abu jahal kepada mohamad dan mohamad menurunkan ayat ayat koranya,,,kalau begini caranya bagaimana mungkin al qoran adalah wahyu allah???udah yo saudara saudara ,,kita murtad saja secara besar besaran,,,kita malu jika ternyata penipuan ayat dan wahyu adalah rekayasa semua,,kita malu pada diri sendiri,,manusia moderen kok ya tega memakan hoak ,,manusia purba,,hoak pula,,wasalamGambar